PEDOMAN PELAKSANAAN PEMBENTUKAN PENGAWAS PEMILIHAN LAPANGAN PADA PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI

  1. KEWENANGANPEMBENTUKAN
    1. Panwas Kecamatan membentuk Pengawas Pemilihan Lapangan untuk Bupati dan Wakil Bupati;
    2. Panwas Kecamatan melakukan penjaringan terhadap calon anggota Pengawas PemilihanLapangan;
    3. Dalam melakukan penjaringan calon anggota Pengawas Pemilihan Lapangan, Panwascam melakukan hal-hal sebagaiberikut:
      1. Melakukan penjaringancalon;
      2. Menerima berkaspendaftaran;
      3. Meneliti administrasipendaftaran;
      4. Tes wawancara;dan
      5. Penetapan calonterpilih
    4. Pangawas Pemilihan Lapangan dibentuk untuk seluruh desa atau nama lain/kelurahan yang ada dalam wilayah kecamatan;dan
    5. Jumlah Pengawas Pemilihan Lapangan 1 (satu) orang untuk 1 (satu) desa atau namalain/kelurahan.

 

  1. PRINSIP UMUM TATAKERJA
    1. Panwas Kecamatan dalam membentuk Pengawas Pemilihan Lapangan berpedoman pada asas-asas penyelenggara Pemilihan yaitu mandiri, transparan, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, profesionalitas, akuntabilitas, efesiensi danefektifitas;
    2. Panwas Kecamatan dalam membentuk Pengawas Pemilihan Lapangan perlu memperhatikan keterwakilanperempuan;
    3. Proses pembentukan Pengawas Pemilihan Lapangan dilakukan paling lama 21 (dua puluh satu) harikalender;
    4. Hari adalah hari kalender;dan
    5. Panwas Kecamatan bertanggungjawab kepada PanwasKabupaten/Kota.

untuk lebih lengkapnya bisa di unduh disini Pedoman Pembentukan PPL dan PPTS

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *